KarimunPeristiwaZona Headline

Nelayan Karimun yang Hilang Kontak di Takong Hiu Ditemukan Selamat

35
×

Nelayan Karimun yang Hilang Kontak di Takong Hiu Ditemukan Selamat

Share this article
Tim SAR Gabungan mengevakuasi nelayan Syamsir menggunakan RIB di Perairan Karimun Anak setelah dilaporkan hilang kontak.
Tim SAR Gabungan mengevakuasi nelayan Syamsir menggunakan RIB di Perairan Karimun Anak setelah dilaporkan hilang kontak.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Karimun – Operasi pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap seorang nelayan yang hilang kontak di Perairan Takong Hiu, Kabupaten Karimun, akhirnya membuahkan hasil manis. Korban bernama Syamsir (52), warga Sungai Lakam Barat, ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat sore (27/03/2026).

Penemuan ini sekaligus menandai keberhasilan penyelamatan cepat yang dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Pos SAR Tanjung Balai Karimun.

BACA JUGA:  Duka di Balik Dua Jengkal Tanah: Diana, Sang Yatim Piatu yang Berjuang Hijrah di Tengah Badai Hidup

Peristiwa bermula saat Syamsir berangkat melaut sendirian untuk menjaring ikan tenggiri pada Kamis sore (26/03) sekitar pukul 16.00 WIB. Ketegangan mulai dirasakan pihak keluarga ketika korban menghubungi istrinya, Ibu Leni, pada pukul 22.00 WIB.

Dalam sambungan telepon terakhir tersebut, Syamsir mengabarkan bahwa kapal pompong yang digunakannya mengalami kerusakan mesin akibat kehabisan oli di tengah perairan. Namun, setelah komunikasi singkat itu, Syamsir tidak kunjung pulang dan kehilangan kontak sama sekali.

BACA JUGA:  Heboh! Tersangka Jaka Peragakan 25 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Lingga

Khawatir akan keselamatan tulang punggung keluarga tersebut, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun pada Jumat siang pukul 13.50 WIB.

Merespons laporan darurat tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun bergerak cepat. Sebanyak enam personel dikerahkan menggunakan Rescue Car Type II dan unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk menyisir titik koordinat terakhir korban.