Gudangberita.co.id, Anambas – Kekecewaan mendalam merayap di kalangan nelayan dan warga Kabupaten Kepulauan Anambas. Dipicu oleh rusaknya hasil tangkapan laut akibat pemadaman listrik total (blackout), puluhan warga dan nelayan melabrak Kantor PLN ULP Anambas di Desa Tarempa Barat pada Minggu (18/10/2026) malam.
Aksi melabrak kantor PLN ini merupakan puncak dari kemarahan warga setelah pemadaman bergilir dan gangguan total melumpuhkan wilayah Tarempa hingga seluruh Pulau Siantan.
Kegagalan sistem pendinginan es akibat krisis kelistrikan membuat stok ikan hasil tangkapan nelayan yang siap dijual gagal dibekukan hingga membusuk, yang memicu kerugian ekonomi dalam jumlah besar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemicu utama krisis kelistrikan di Pulau Siantan adalah kerusakan fatal pada komponen mesin pendingin dan sistem pembangkit di Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tarempa/Tanjung Momong.
Kerusakan pada fasilitas vital tersebut memaksa pihak PLN memberlakukan pemadaman bergilir secara ekstrem sebelum akhirnya berujung pada blackout.
Melihat situasi malam hari yang mulai memanas di depan Kantor PLN ULP Anambas, personel gabungan dari Polres Kepulauan Anambas bersama TNI dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan ketat.














