NatunaZona Headline

Miris, Emak Emak Harus Merangkak Naik Kapal Pelni di Subi

330
×

Miris, Emak Emak Harus Merangkak Naik Kapal Pelni di Subi

Share this article
Kondisi pelabuhan penumpang di Subi cukup memprihatinkan. Sarana tangga turun naik kapal sepertinya belum memadai. (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Miris, begitulah gambaran penumpang kapal Pelni yang naik maupun turun di pelabuhan Pulau Subi, Kabupaten Natuna. Terutama emak emak dan anak anak harus merangkak saat menaiki tangga pelabuhan.

Kondisi ini sejak lama berlangsung tanpa ada perhatian pihak terkait. Padahal pelabuhan ini digunakan untuk pelabuhan penumpang, layaknya pelabuhan tikus.

BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

Penumpang kapal harus berjalan di titian anak tangga yang tidak ramah yang dibentang seperti jembatan titian. Lengah sedikit, bakal terjatuh ke laut atau tersangkut.

Santi, seorang penumpang kapal perintis mengaku cemas saat turun ataupun naik ke kapal ketika lewati titian tangga tersebut. Bahkan beberapa emak emak harus dituntun agar aman lewati anak tangga.

BACA JUGA:  Detik-Detik Pemadaman Api di Bunguran Batubi Natuna, Angin Kencang Jadi Musuh Utama

“Takut juga, tapi mau gimana lagi. Berisiko,” ucapnya.

Kepala Dinas Perhubungan, Kabupaten Natuna, Allazi tak menampik hal itu. Hanya di pelabuhan Pulau Subi dikatakannya belum tersedia fasilitas tangga penyeberangan penumpang.

“Ya perlu kita rancang nanti, sejauh ini tangga penyeberangan yang sudah tersedia itu di pelabuhan pulau Serasan dan Midai. Di pulau Subi memang belum tersedia, karena disinggahi kapal perintis dan kapal RoRo, tidak begitu tinggi dari pelabuhan” ujarnya.

BACA JUGA:  Ribuan Batang Benih dan Ton Pupuk Guyur Natuna, Apa Syarat Wajib Bagi Kelompok Tani?