Gudangberita.co.id, Bekasi – Data korban tragedi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, tercatat sebanyak lima orang meninggal dunia dan 79 orang lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa proses evakuasi masih terus berlangsung karena diduga masih ada korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta.
“Update korban saat ini meninggal dunia ada 5 orang. Kemudian yang masih terperangkap atau terjepit itu sekitar 3 orang,” ujar Bobby Rasyidin saat memberikan keterangan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi telah berhasil mengidentifikasi sejumlah korban. Dilansir via detikom, hingga saat ini, tiga dari lima korban meninggal dunia telah terverifikasi identitasnya, yaitu:
Nuryati (Perempuan, 62 tahun)
Enggar Retno K (Perempuan, 35 tahun)
Nurlaela (Perempuan, 30 tahun)
Daftar 50 Korban Luka di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid
Selain korban jiwa, sebanyak 79 korban luka kini tersebar di sembilan rumah sakit berbeda untuk mendapatkan perawatan medis. Berikut adalah daftar 50 korban luka yang teridentifikasi di RSUD Kota Bekasi:
Korban Dirujuk/Pulang: Andi Saputra (Pulang), Rista Triana (Pulang), Vira Oktaviani Putri (Rujuk RS Mitra Plumbon), Yuliana Nur Pratama (Rujuk RS Siloam).







