Gudangberita.co.id, Batam – Kasus dugaan pemerasan terhadap wisatawan mancanegara (wisman) di Pelabuhan Internasional Batam Center memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Walikota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Batam, Herry Sembiring, secara tegas mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimpas) untuk mencopot Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Batam, Hajar Aswad.
Desakan ini muncul sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan struktural atas ulah oknum petugas Imigrasi yang diduga memeras turis asal Singapura dan Myanmar. Herry menilai, insiden ini telah mencoreng citra pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) dan Indonesia di mata internasional.
Menurut Herry, meski proses investigasi internal sedang berjalan, pimpinan tertinggi di Kantor Imigrasi Batam tidak bisa lepas tangan begitu saja. Ia menekankan bahwa Kakanim seharusnya memiliki sistem pengawasan yang ketat, terutama di pintu-pintu masuk (TPI) yang merupakan garda terdepan pelayanan publik.
“Terlepas dari investigasi internal yang dilakukan Imigrasi Batam, namun Kepala Kantor Imigrasi Batam sebagai pimpinan tetap harus bertanggung jawab. Kami mendesak Menteri Imigrasi mencopot Kepala Kantor Imigrasi Batam,” ujar Herry dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).













