BatamPeristiwaZona Headline

Kronologi Mencekam: Warga Rempang Diteror Busur Panah dan Senjata Tajam

2193
×

Kronologi Mencekam: Warga Rempang Diteror Busur Panah dan Senjata Tajam

Share this article
Satu warga diterjang panah wayer saat terjadi penyerangan brutal oleh kelompok tak dikenal pada Selasa (18/12/2024) dini hari. (Foto: ist)
banner 468x60

Selain korban luka, belasan kendaraan milik warga juga dirusak, dan sejumlah posko masyarakat dihancurkan. Posko yang menjadi sasaran adalah di Kampung Sembulang Hulu dan Kampung Sei Buluh.

Dugaan Keterkaitan dengan Proyek Rempang Eco City

Warga menduga kuat bahwa pelaku terkait dengan PT Makmur Elok Graha (MEG), perusahaan yang terlibat dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City.

BACA JUGA:  Batam Jadi Kiblat Fiskal Sumatera, 24 Wali Kota Siap Berkumpul Bahas Strategi PAD pada September 2026

Proyek ini diduga menjadi pemicu konflik akibat upaya pengambilalihan lahan yang menjadi tempat tinggal masyarakat adat selama bertahun-tahun.

Seruan Solidaritas: Tuntutan untuk Pemerintah

Rentetan kekerasan yang terus berulang di Rempang mendorong masyarakat adat, bersama organisasi masyarakat sipil, untuk mengeluarkan seruan mendesak kepada pemerintah dan lembaga terkait. Dikutip dari keterangan tertulis WALHI, berikut adalah tuntutan mereka:

BACA JUGA:  Perang Spiritual di Jembatan Barelang: Ustaz Candra Ungkap Rahasia di Balik 'Bisikan Gaib' dan Rencana Ruqyah 6 Jembatan

Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI diminta untuk segera memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat adat dan membatalkan proyek pengembangan Rempang Eco City yang mengancam wilayah adat.

Kapolri diminta untuk memerintahkan penegakan hukum yang serius dan tegas terhadap para pelaku intimidasi dan kekerasan.

Komnas HAM diminta untuk mengawasi dan mengambil tindakan atas pelanggaran HAM yang terjadi, serta memastikan perlindungan bagi masyarakat adat di Rempang.