BatamPeristiwaZona Headline

Kecelakaan Tugboat di PT ASL Batam: Terjebak 3 Hari dalam Kapal Terbalik, Yusuf Selamat Berkat ‘Kantong Udara’

113
×

Kecelakaan Tugboat di PT ASL Batam: Terjebak 3 Hari dalam Kapal Terbalik, Yusuf Selamat Berkat ‘Kantong Udara’

Share this article
Tim SAR mengevakuasi Yusuf Tangkil, korban selamat kapal terbalik PT ASL Batam di hari ketiga
Tim SAR mengevakuasi korban kecelakaan kapal di PT ASL. (Foto: Basarnas )
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Operasi SAR kecelakaan kapal tunda (Tugboat) ASL Mega di perairan PT ASL Tanjung Uncang resmi ditutup dengan sebuah kisah keajaiban. Yusuf Tangkil (57), korban terakhir yang terjebak di dalam badan kapal yang terbalik selama tiga hari, ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu pagi (8/3/2026).

Penyelamatan Yusuf menjadi klimaks dramatis dari misi kemanusiaan yang telah berlangsung sejak kapal tersebut dilaporkan terbalik. Penemuan ini sekaligus melengkapi data total lima korban insiden tersebut, di mana dua orang dinyatakan selamat dan tiga lainnya meninggal dunia.

BACA JUGA:  Ditemukan Surat Keluh Kesah Korban untuk Suami, Menjadi Bukti Kunci Kasus Pembunuhan di Lingga

Tim SAR Gabungan memulai pergerakan sejak pukul 04.30 WIB dengan fokus penyisiran internal pada lambung kapal. Tepat pukul 05.00 WIB, tim penyelam dari PT ASL Batam melakukan penetrasi ke area paling berisiko di dalam kapal yang terbalik.

Korban selamat, Yusuf Tangkil. (Foto: dok. Basarnas)

Hanya berselang sepuluh menit, tim menemukan Yusuf di dalam ruang mesin. Ia berhasil bertahan hidup di tengah kegelapan dan keterbatasan oksigen berkat adanya air pocket (kantong udara) yang terjebak di dalam ruangan tersebut. Fenomena ini memungkinkan Yusuf tetap bernapas meski sebagian besar badan kapal sudah terisi air.

BACA JUGA:  Investigasi Keracunan Massal Anambas: Mengapa Menu Makan Gratis MBG Bisa Jadi Racun?

“Korban ditemukan selamat berkat adanya kantong udara di dalam ruangan tersebut. Tim segera mengevakuasi korban ke RS Mutiara Aini untuk perawatan intensif,” tulis laporan resmi Tim SAR.