PerspektifPolitikZona Headline

Kisah Prabowo Subianto, Selalu Menolak Kalah di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019

604
×

Kisah Prabowo Subianto, Selalu Menolak Kalah di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019

Share this article
Prabowo Subianto. (foto: ist)
banner 468x60

Meski demikian, Prabowo Subianto meminta kepada para pendukungnya serta tidak tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengekspresikan sikap.

Sebagai tindak lanjut dari penarikan diri dari proses pilpres 2014, Prabowo menginstruksikan kepada para saksi nasional tim Prabowo – Hatta agar menarik diri dari rapat rekapitulasi nasional pemilihan presiden 2014 oleh KPU.

“Kami juga menginstruksikan kepada saksi-saksi Prabowo-Hatta di KPU untuk tidak melanjutkan proses tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Breaking News: Tumpahan Solar Kembali Terjadi di Simpang Empat Taman Dabo Singkep, Tercatat Sudah Ke-16 Kali

Prabowo beralasan tim pemenangan menemukan berbagai tindak pidana kecurangan pemilu yang melibatkan penyelenggara pemilu.

“Proses pilpres 2014 yang dilaksanakan KPU bermasalah, tidak demokratis dan bertentangan dengan UUD 1945. Sebagai pelaksana, KPU tidak adil dan tidak terbuka. Banyak aturan main yang dibuat justru dilanggar sendiri oleh KPU. Rekomendasi Bawaslu terhadap segala kelalaian dan penyimpangan di lapangan di berbagai wilayah di tanah air diabaikan KPU,” ujarnya.

BACA JUGA:  Nekat Gasak 19 Kusen Alumunium Perumahan di Karimun, Maling Spesialis Rumah Kosong Diciduk Warga

Prabowo bahkan menuding ada campur tangan pihak asing dalam pilpres 2014 yang diselenggarakan oleh pemerintah dalam hal ini KPU, meski ia tidak mengelaborasi hal tersebut.

Cawapres Hatta Rajasa tidak hadir dalam pernyataan yang dihadiri oleh para anggota Koalisi Merah Putih atau partai-partai pendukung Prabowo-Hatta. Hatta sebelumnya dilaporkan akan melakukan konferensi pers secara terpisah di kantor Partai Amanat Nasional (PAN) Selasa sore, namun acara tersebut dikatakan ditunda.