Jokowi memenangkan pemilihan di 21 provinsi dengan total suara 85.036.828 (55,41%). Sementara lawannya, yakni Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memenangkan suara di 13 provinsi dengan jumlah 68.442.493 suara (44,59%). Selisih suara dari Jokowi dan Prabowo mencapai 16.794.335
Pilpres 2014
Pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto berpasangan Hatta Rajasa. Saat hasil Pemilu akan diumumkan, Prabowo justru memutuskan menarik diri dari proses pilpres 2014. Pilpres ini merupakan pertarungan Prabowo-Hatta (nomor urut 1) vs Jokowi-Jusuf Kalla (nomor urut 2).
Dua jam menjelang pengumuman resmi hasil penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, calon presiden Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil pemilihan umum dan menarik diri dari proses pemilihan presiden.
Kepada wartawan di markas tim pemenangan Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (22/7/2014), Prabowo Subianto menilai pelaksanaan pilpres telah cacat hukum.
“Maka kami capres cawapres Prabowo-Hatta sebagai pengemban suara dari rakyat sesuai pasal 1,2,3 UUD 1945 akan menggunakan hak konstitusional kami yaitu menolak pelasanaan pilpres yang cacat hukum. Dengan demikian kami menarik diri dari proses yang sedang berlangsung,” ujarnya.













