Gudangberita.co.id, Batam – Duka mendalam menyelimuti keluarga Asep Kurniawan (47), seorang mitra driver Gojek di Batam. Asep mengembuskan napas terakhirnya saat tengah menjalankan tugas sebagai pejuang jalanan. Di balik jaket hijaunya, tersimpan cerita perjuangan melawan penyakit kronis demi menghidupi istri dan ketiga buah hatinya.
Bekerja Maksimal 4 Jam Demi Jantung yang Membengkak
Kepergian Asep menyisakan kesedihan mendalam bagi sang istri, Gustaneli. Ia mengungkapkan bahwa suaminya adalah sosok yang sangat bertanggung jawab meski kondisi fisiknya sedang tidak prima.
Selama enam bulan terakhir, Asep didiagnosis menderita pembengkakan jantung. Penyakit ini memaksanya untuk membatasi aktivitas fisik demi proses pemulihan. Namun, semangatnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga tak pernah padam.
“Almarhum punya riwayat penyakit jantung. Dalam sehari, Bapak cuma bekerja maksimal 4 jam saja. Beliau harus sering istirahat dan menjaga kondisinya, tapi tetap ingin membantu ekonomi keluarga,” tutur Gustaneli dengan nada getir.
Kronologi Kepergian Saat Bertugas
Asep meninggal dunia saat sedang beroperasi di lapangan. Tim Satgas Gojek Batam dan Polresta Barelang segera mengamankan lokasi untuk pemeriksaan awal. Hasil medis di RS Bhayangkara Polda Kepri mengonfirmasi tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.








