“PT Adhi Karya sebagai kontraktor memastikan kualitas pekerjaan tetap sesuai prosedur. Empat minggu ke depan, baru kita izinkan kendaraan berat melintas,” ujar Rudi.
Namun, masyarakat bertanya-tanya: bagaimana kendaraan ringan mau lewat jika jalannya saja masih setengah matang?
“Kalau memang baru siap untuk seremoni, mungkin kita harus berterima kasih karena sudah diberikan tontonan gratis,” kelakar seorang warga.
Masyarakat berharap proyek infrastruktur seperti ini tidak hanya dipaksakan untuk selesai demi seremoni, tetapi benar-benar siap digunakan sesuai standar keselamatan.
Sementara itu, flyover Laksamana Ladi mungkin butuh beberapa minggu lagi untuk benar-benar menjadi solusi yang dijanjikan, bukan sekadar objek foto untuk media sosial.













