KesehatanLinggaZona Headline

Singkep Siaga Satu! Kasus DBD di Lingga Tembus 72 Kasus, Dinkes Gelar Aksi PSN Serentak

83
×

Singkep Siaga Satu! Kasus DBD di Lingga Tembus 72 Kasus, Dinkes Gelar Aksi PSN Serentak

Share this article
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom
banner 468x60

Ironisnya, di tengah upaya pemerintah menekan angka kasus, tim di lapangan masih menemukan banyak rumah warga yang menjadi “sarang” jentik nyamuk. Tumpukan sampah, genangan air di wadah terbuka, dan barang bekas yang terbengkalai masih menghiasi halaman pemukiman.

Kondisi lingkungan yang kotor ini dinilai sebagai faktor utama mengapa angka kasus di Singkep melonjak drastis. dr. Bukit mengingatkan agar warga tidak menunggu adanya jatuh korban jiwa baru mulai bergerak membersihkan lingkungan.

BACA JUGA:  Guru Honorer SD di Anambas Cabuli Murid di Bekas Ruang UKS, Modus Latihan Bernyanyi

“Kesehatan dan kebersihan lingkungan itu tanggung jawab kita bersama. Harapannya kegiatan Germas Gotong Royong ini menjadi agenda rutin masyarakat,” tambahnya.

Mengingat sifat virus DBD yang bisa berakibat fatal, masyarakat diimbau untuk segera menuju fasilitas kesehatan (Puskesmas/RS) jika merasakan gejala berikut:

Demam tinggi mendadak.

Nyeri sendi dan sakit kepala hebat.

Muncul bintik merah pada kulit.

BACA JUGA:  Putusan Pengadilan Tinggi Kepri Jadi Bukti Dalil Jaksa Diterima, Empat Terdakwa Kembali Dipenjara

Tubuh terasa lemas berkepanjangan.

Penanganan medis yang cepat menjadi kunci utama mencegah pasien jatuh ke fase kritis atau Dengue Shock Syndrome (DSS). Kini, bola panas ada di tangan masyarakat: peduli lingkungan sekarang, atau membiarkan DBD terus meluas tanpa kendali.