Upaya pencarian korban pada hari pertama ini berjalan cukup dramatis lantaran Tim SAR harus berhadapan dengan kondisi cuaca buruk di lapangan.
Berdasarkan data BMKG dan laporan tim di lapangan, perairan Bangka saat ini sedang tidak bersahabat. Kecepatan angin mencapai 16 Knots dari arah selatan, arus 1.1 knots bergerak menuju utara dan tinggi gelombang berkisar antara 1.2 hingga 1.5 meter.
Kepala Kansar Tanjungpinang menyatakan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Kansar Pangkalpinang guna memaksimalkan operasi penyelamatan.
Selain menerjunkan personel, pihaknya juga telah memancarkan broadcast (pemapelan) kepada seluruh unsur SAR dan kapal-kapal komersial yang menjalar di rute tersebut.
“Kami meminta kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Utara Bangka untuk ikut memberikan bantuan pemantauan dan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ungkap pihak SAR.













