Psikolog anak bernama lengkap Prof. Dr. H. Seto Mulyadi ini pernah menjabat sebagai ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia. Kedatangannya juga dalam rangka memberikan apresiasi kami terhadap Polresta Barelang,
“Sebelumnya kami sudah memberikan penghargaan kepada Kapolresta Barelang dan staf yang artinya tindakan dan upaya yang di lakukan dalam pencegahan kekerasan terhadap anak khususnya kekerasan seksual dilakukan dengan sangat serius,” kata dia.
Ia juga mengapresiasi gerakan polisi sahabat anak yang betul betul diterapkan di Batam. “Kami akan terus mendorong upaya ini, supaya batam betul betul bersih dari para predator seksual,” terangnya lagi.
Jurus Kak Seto antisipasi kejahatan terhadap anak
Ia menyarankan program pemberdayaan masyarakat yang sudah diterapkan di lima kabupaten kota di Indonesia yaitu Seksi Perlindungan Anak di Tingkat Rukun Tetangga (Sparta).
“Jadi di tingkat RT itu ada ketua RT, sekretaris, ada ketua seksi, ada seksi kebersihan, acara, keamanan dan ditambah satu lagi seksi perlindungan anak,” ucapnya.
Hal itu sudah dirintis, kata Kak Seto pertama di Kota Tangsel, Kabupaten Banyuwangi, Bengkulu, Bekasi, Belitung.
“Mudah-mudahan yang keenam di Kota Batam, sehingga dengan demikian Kota Batam akan terlindungi dari kejahatan seksual.













