Selain mengecek langsung kondisi jalan pelantar, rombongan juga menyempatkan diri menyambangi rumah duka Nato, salah satu tokoh masyarakat Sedanau yang baru saja berpulang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Natuna, Wan Tahriri, menegaskan bahwa infrastruktur pelantar sudah melewati usia teknisnya dan harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kecelakaan.
“Usia jalan ini sudah lebih dari 10 tahun dan dibangun dengan teknologi lama. Mengingat fungsinya sebagai jalur utama masyarakat pesisir, maka ini menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Bupati Cen menegaskan, pihaknya berkomitmen memastikan percepatan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan seperti Sedanau yang menjadi simpul aktivitas nelayan dan logistik laut.







