MarketZona Headline

Indosat Beri Paket Khusus Bencana untuk Ratusan Ribu Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatra

78
×

Indosat Beri Paket Khusus Bencana untuk Ratusan Ribu Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatra

Share this article
Foto: dok. Indosat
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Medan – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyalurkan paket khusus bencana bagi ratusan ribu pelanggan IM3 dan Tri yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Indosat untuk memastikan masyarakat tetap bisa berkomunikasi selama masa tanggap darurat.

Paket khusus ini mulai diberikan bertahap sejak 4 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, dan dapat langsung digunakan tanpa registrasi tambahan.

BACA JUGA:  Janggal! Tragedi Maut 'Tartig' Siswa SMP di Barelang: Kecelakaan Tunggal atau Tabrak Lari?

Kuota 5GB, 600 Menit Telepon, dan 1.000 SMS Gratis Selama 7 Hari

Dalam program bantuan ini, pelanggan yang berada di wilayah terdampak menerima:

  • 5GB kuota data
  • 600 menit panggilan ke semua operator
  • 600 menit panggilan ke sesama IM3 dan Tri
  • 1.000 SMS ke seluruh operator
  • Bonus tambahan: perpanjangan masa aktif kartu hingga 30 hari
BACA JUGA:  Polres Natuna Masih Lakukan Penyidikan Mendalam Terkait Kasus Pembobolan Toko Emas Rp4 Miliar

Seluruh benefit berlaku selama 7 hari dan otomatis aktif pada nomor pelanggan yang terdeteksi berada di area bencana.

EVP – Head of Circle Sumatra IOH, Agus Sulistio, menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Indosat menjaga konektivitas masyarakat di tengah situasi kritis.

“Kami memahami bahwa komunikasi menjadi salah satu kebutuhan utama saat keadaan darurat. Karena itu, Indosat berkomitmen memastikan pelanggan tetap dapat terhubung dengan keluarga, layanan darurat, serta segala informasi penting,” ujar Agus.

BACA JUGA:  Kasus Pembobolan Toko Emas di Natuna, Pelaku Mendadak 'Amnesia' Saat Rekonstruksi, Ada Hubungan Apa dengan Wanita Penadah?

Ia menambahkan bahwa tim teknis IOH terus bergerak untuk memitigasi gangguan jaringan di lokasi bencana.