BatamLayanan PublikZona Headline

Hang Nadim Batam Resmi Dikelola PT BIB Selama 25 Tahun, Kemenhub Teken Perjanjian Konsesi

68
×

Hang Nadim Batam Resmi Dikelola PT BIB Selama 25 Tahun, Kemenhub Teken Perjanjian Konsesi

Share this article
Bandara Hang Nadim. (Dok. Kemenparekraf)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia resmi menandatangani Perjanjian Konsesi Pelayanan Jasa Kebandarudaraan dengan PT Bandara Internasional Batam (BIB) untuk pengelolaan Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. Penandatanganan berlangsung di Kantor Kemenhub RI, Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Perjanjian konsesi ini diteken oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dan Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, disaksikan oleh Direktur Pengelola Kawasan Bandara BP Batam, Kurnia Budi, serta Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia, Ferry Kusnowo, bersama jajaran Kemenhub.

BACA JUGA:  Sampah di Bunguran Timur Makin Menggunung, Pemkab Natuna Siapkan Jurus Baru

Kerjasama ini menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan pengelolaan Bandara Hang Nadim. PT BIB sebagai Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) resmi diberi mandat untuk mengelola dan mengembangkan bandara selama 25 tahun. Ruang lingkup konsesi meliputi:

  • Pelayanan pesawat udara (pendaratan, lepas landas, manuver, parkir, hingga penyimpanan).
  • Pelayanan penumpang, kargo, dan pos melalui fasilitas terminal modern.
  • Penyediaan infrastruktur pendukung, termasuk listrik, air, sistem limbah, hingga pengembangan lahan industri dan fasilitas penunjang transportasi udara.
BACA JUGA:  Warga Batam Segera Bebas Urus KTP Tanpa Surat RT/RW, Pengesahan Perda Adminduk Maret Ini!

Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, menyatakan bahwa penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan bersama Kemenhub, BP Batam, dan PT BIB.

“Kami percaya perjanjian konsesi ini akan membawa manfaat besar bagi pemerintah dan masyarakat. PT BIB berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, infrastruktur, serta menjadikan Hang Nadim sebagai hub penerbangan regional,” ujarnya.