Amin berhasil ditemukan setelah adanya upaya koordinasi yang baik antara pelapor maupun pihak keluarga korban bersama TNI dan Polri dan Masyarakat Nelayan.
Upaya koordinasi bersama unsur pemerintah terkait telah dilakukan meliputi Pos AL Jemaja, Koramil Jemaja, Polsek Jemaja, BPBD Anambas, Kades Air Biru dan HNSI Jemaja, serta Badan Keamanan Laut (Bakamla) Natuna.
“Kita mendapat informasi bahwa nelayan yang hilang kontak telah ditemukan selamat dan sudah ditarik menuju Desa Palah di Kecamatan Palmatak, Kabupaten Anambas,” jelas Abdul Rahman, Kakansar Natuna.
Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat membantu baik dalam upaya koordinasi hingga upaya pencarian. Hingga nelayan tersebut ditemukan dan berhasil diselamatkan.
“Kami berterima kasih atas peran serta dukungan dan upaya bersama seluruh pihak untuk peristiwa pencarian dan pertolongan ini. Semoga menjadi amal baik bagi kita semua dan senantiasa diberikan kemudahan di dunia,” ujarnya.
Seperti diketahui kabut asap memang menyelimuti daerah di Riau Kepulauan Riau dalam beberapa hari terakhir, hal ini dikabarkan akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Karhutla kembali muncul di berbagai wilayah di Indonesia menyusul perubahan kondisi iklim, fenomena El Nino, dan berbagai penyebab lainnya.













