AnambasKriminalZona Headline

Gegara Game Free Fire, Bocah 14 Tahun di Anambas Dicabuli di Belakang Sekolah

3230
×

Gegara Game Free Fire, Bocah 14 Tahun di Anambas Dicabuli di Belakang Sekolah

Share this article
RA (31) tersangka kasus pencabulan terhadap bocah 14 tahun di Anambas. (Foto: dok. Polres Anambas)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Anambas – Seorang pria berinisial RA (31) diamankan Polres Anambas terkait kasus pencabulan anak di bawah umur, Selasa (20/5/2025).

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, melalui Kasatreskrim Polres Kepulauan Anambas, IPTU Alfajri menyebut para tersangka tengah dimintai keterangan.

“RA sudah kita amankan untuk dimintai keterangan atas dugaan yang disangkakan terhadapnya,” ujar Fajri.

BACA JUGA:  Resmi Naik Hari Ini! Cek Rincian Harga Terbaru Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026, Bagaimana Nasib Pertalite?

Tersangka RA menurut pengakuan dari korban, sebut saja bernama bunga (14), melakukan pencabulan terhadap dirinya di halaman belakang Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Bayat yang berada di Desa Bayat, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 13 bulan April 2025 sekira pukul 14.30 Wib,” ungkap Fajri.

BACA JUGA:  Cemburu Buta pada Adik Sendiri, Jaka Residivis Pembunuhan Tega Habisi Istri Siri di Lingga

Fajri menambahkan, modus dari pelaku RA, yakni mengajak korban Bunga untuk bermain Game Freefire di halaman belakang sekolah.

Saat pelaku RA dan Bunga sama sama bermain game, pelaku RA mencoba menggoda Bunga untuk berbuat hal tak senonoh.

Tetapi korban bunga sempat menolaknya dan pada akhirnya pelaku RA melancarkan tipu muslihat dan bujuk rayu dengan iming-iming diberikan akun Game Freefire milik pelaku.

BACA JUGA:  Muak dengan 'Lip Service' Air Batam Hilir, Netizen: Tolong Orang Berpendidikan di Sana Berpikir!

“Korban bunga pun akhirnya termakan bujuk rayu dari pelaku RA, selanjutnya pelaku RA meminta korban duduk dipangkuannya, kemudian pelaku RA disitu langsung meraba dada, area sensitif korban dan bercumbu,” jelasnya