“Sekarang kita uji coba untuk pasar lokal dulu. Kalau responnya baik, produk ini bisa dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah,” jelas Hadi.
Dalam rangka mendukung keberlanjutan produksi, para peserta pelatihan juga akan menerima bantuan alat pengolahan makanan yang disalurkan melalui penyuluh perikanan setempat.
Pemerintah daerah berharap pelatihan ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi masyarakat pesisir dan perbatasan, sekaligus membuka jalan bagi regulasi dan intervensi kebijakan yang berpihak pada pengembangan UMKM lokal.
BACA JUGA: Tragedi Pantai Piwang: Kepulangan yang Memilukan, Dua Kursi Kosong di Kelas 5 SD 004 Sual
“Kami ingin UMKM Natuna naik kelas, punya daya saing, dan bisa tembus pasar nasional hingga internasional,” kata Cen Sui Lan menegaskan.













