“Selama ini banyak guru dan kepala sekolah mengadu kepada kami, mereka ditekan dan diperas oleh oknum yang mengaku wartawan. Kejadian ini membuktikan keresahan itu nyata,” tegas Khafi.
Pada Mei 2025 lalu, PWI Batam memang menerima laporan dari sejumlah kepala sekolah di Kepri tentang intimidasi dari oknum media. Sayangnya, belum banyak tindakan tegas dilakukan.
Marganas Nainggolan: “Saya Dijebak”
Wartawan senior Marganas Nainggolan yang turut hadir dalam forum mengaku kecewa. Ia menyebut dirinya dijebak oleh panitia yang mengaku dari media hallopost.com. Awalnya, ia hanya berniat membantu menjembatani komunikasi antara Khafi (Ketua PWI Batam) dan pihak yang merasa dirugikan yang mengaku wartawan di Batam.
“Forum ini sejak awal tidak sehat. Suasana sudah panas dan tidak memberi ruang diskusi. Ini bukan klarifikasi, ini interogasi,” ucap Marganas dalam jumpa pers di Kantor PWI Batam, Sabtu malam.
Ia menegaskan tidak semua wartawan bisa disamakan. Namun, aksi kekerasan dan teriakan dalam forum itu adalah bentuk premanisme yang merusak marwah jurnalisme.
Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, ikut mengecam insiden tersebut. Menurutnya, kekerasan tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun, apalagi jika dilakukan dalam nama profesi wartawan.













