BatamZona Headline

Forum Jebakan Berkedok Diskusi Wartawan, Ketua PWI Batam Dikeroyok

483
×

Forum Jebakan Berkedok Diskusi Wartawan, Ketua PWI Batam Dikeroyok

Share this article

Diskusi tentang pentingnya sertifikasi wartawan berubah jadi aksi kekerasan. Ketua PWI Batam dan anggotanya jadi korban, isu premanisme dalam dunia jurnalistik kembali mencuat

Ketua PWI Batam dikeroyok saat diundang ke forum diskusi di Swiss Bell, Harbour Bay, Batam. (Tangkapan Layar)
banner 468x60

Pernyataan PWI Batam mensosialisasikan wartawan berkompeten lewat uji kompetensi pun ditentang. Mereka berdalih UU Pers membebaskan semua orang menjadi wartawan asal bisa bekerja sesuai kode etik jurnalistik. Kegagalan pola berpikir ini yang ingin diluruskan oleh PWI Batam di tengah kompleksitas dunia jurnalistik saat ini khususnya di Batam.

Sejumlah pengurus PWI Batam akhirnya menerima tawaran untuk diskusi. Namun, pernyataan Ketua PWI Batam Khafi yang menyoroti perlunya wartawan bersertifikat sesuai ketentuan Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2010, justru memantik emosi peserta.

BACA JUGA:  HARRIS Waterfront Batam Luncurkan 'Romantic Ocean Dome Dinner', Sensasi Makan Malam Futuristik di Tepi Laut

“Tanpa sertifikasi, praktik jurnalistik bisa berujung pada premanisme berkedok wartawan,” ujar Khafi yang memicu kemarahan sejumlah peserta.

Kericuhan pun terjadi. Forum yang seharusnya menjadi ajang bertukar pikiran, berubah menjadi ruang penuh teriakan, desakan, dan kekerasan fisik.

Dugaan Premanisme dan Kaitannya dengan PPDB

Dalam konferensi pers usai kejadian, Khafi menyampaikan keprihatinannya terhadap degradasi etika di kalangan sebagian oknum yang mengaku wartawan tersebut.

BACA JUGA:  Pulang Mabuk Bawa Gandengan Baru, WNA di Batam Nyaris Dibakar Motornya Sama Mantan Istri

Ia menyoroti bahwa forum tersebut justru mencerminkan praktik-praktik intimidasi yang kerap terjadi di lapangan, terutama saat masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).