BatamZona Headline

DPRD Batam Soroti Gula Merah Oplosan, Temuan Mengejutkan di Lokasi Produksi

59
×

DPRD Batam Soroti Gula Merah Oplosan, Temuan Mengejutkan di Lokasi Produksi

Share this article
Komisi II DPRD Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) membahas dugaan beredarnya produk gula merah oplosan di pasaran, Kamis (10/7/2025). (ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – DPRD Kota Batam melalui Komisi II bertindak cepat merespon keluhan masyarakat terkait dugaan peredaran gula merah oplosan di pasar lokal. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Kamis (10/7/2025), sejumlah fakta mengejutkan terungkap, termasuk soal sanitasi buruk dan produksi yang tidak higienis.

RDP yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Batam, Safari Ramadhan, S.Pd.I, dihadiri perwakilan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, serta Dinas Perdagangan Kota Batam. Turut hadir pula anggota Komisi II DPRD Batam, yakni Muhammad Syafei, ST, MM; Kamaruddin, SE, MM; dan Yefri.

BACA JUGA:  Batam Jadi Markas Scam Trading Internasional: 210 WNA Ditangkap, Sasar Korban Hingga ke Eropa

“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat soal gula merah yang warna dan rasanya berbeda dari biasanya. Warnanya terlalu hitam pekat, dan rasanya mencurigakan,” ujar Safari dalam forum tersebut.

Meski telah diundang resmi, tidak satu pun pelaku usaha produsen gula merah hadir dalam pertemuan penting ini. Komisi II menyayangkan absennya mereka, karena RDPU juga bertujuan memberikan pembinaan dan kesempatan klarifikasi.

BACA JUGA:  Pendapatan Batam Tembus Rp4,29 Triliun, DPRD Bentuk Pansus Kawal LKPj Wali Kota TA 2025

Temuan di Lapangan: Produksi Tak Higienis, Pekerja Tak Pakai Baju

Dinas Kesehatan Batam melaporkan hasil inspeksi ke sejumlah rumah produksi gula merah. Temuan mereka cukup memprihatinkan: fasilitas produksi tidak layak, sanitasi buruk, dan bahkan ada pekerja yang memproduksi tanpa mengenakan pakaian atas karena suhu panas di lokasi kerja.