Gudangberita.co.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Sosial tengah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi data calon siswa Sekolah Rakyat, program pendidikan berasrama penuh yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial Natuna, Puryanti, menjelaskan bahwa data awal diperoleh dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 — dua kategori termiskin secara nasional. Dari data awal, tercatat ada 2.147 anak usia 7 hingga 18 tahun yang berpotensi menjadi siswa Sekolah Rakyat Natuna.
“Saat ini data sedang diverifikasi dan divalidasi oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di setiap kecamatan, kelurahan, dan desa. Hari ini merupakan batas akhir pengumpulan data hasil validasi,” jelas Puryanti, Kamis (10/7/2025).
Sekolah Rakyat: Solusi Akses Pendidikan untuk Anak Termiskin
Sekolah Rakyat dirancang sebagai boarding school gratis yang mencakup jenjang pendidikan dasar, menengah, hingga atas. Program ini menjadi harapan besar untuk membuka akses pendidikan layak bagi anak-anak dari rumah tangga berpendapatan paling rendah, dengan seluruh biaya hidup dan pendidikan ditanggung oleh pemerintah.










