“Hasil uji teknis menunjukkan seluruh peralatan CB 150 kV, CB 20 kV, relay, hingga baterai dan power supply DC berfungsi normal sesuai standar. Saat proses pemulihan (recovery), peralatan bisa dioperasikan kembali tanpa kendala,” terang Dinda.
Pasca-pemulihan penuh yang memakan waktu hingga 19 jam hingga Selasa (13/10/2026) pukul 01.00 WIB, PLN Batam berjanji segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat pengamanan fisik gardu induk.
“Minggu ini kami fokus penuh pada pemulihan. Minggu depan kami mulai kalkulasi lagi kerugian, termasuk kerugian yang dialami masyarakat dan pelaku usaha,” kata Kwin Fo.
Untuk meminimalisir potensi gangguan satwa liar di masa mendatang, PLN Batam juga memutuskan untuk membangun tembok bata permanen di sekitar area vital pengganti sistem pagar kawat listrik.














