Gudangberita.co.id, Batam – Nama Fesly Abadi Paranoan kembali menjadi sorotan publik usai dilantik sebagai Direktur Perencanaan Infrastruktur di lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Senin (16/6/2025).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama 22 pejabat struktural Eselon II lainnya di Aula Balarungsari, BP Batam.
Namun di balik kemeriahan prosesi pelantikan, publik belum lupa dengan sorotan yang sempat diarahkan pada Fesly pada awal tahun ini. Ia menjadi perhatian setelah penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri menggeledah rumah dan kantornya terkait kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Pelabuhan Batuampar, Rabu (19/3/2025).
Penggeledahan dilakukan di rumah pribadinya di kawasan Bukit Indah Sukajadi, Batam Kota, serta di Kantor Perencanaan Program Strategis BP Batam yang saat itu masih ia pimpin. Meski tidak diumumkan sebagai tersangka, posisinya yang saat itu menjabat Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis membuat publik menaruh perhatian serius.
Ironisnya, hanya tiga bulan berselang, Fesly justru mendapat promosi ke jabatan yang lebih tinggi—posisi strategis yang berperan penting dalam merancang infrastruktur masa depan Kota Batam.
Rekam Jejak dan Latar Akademik













