Fesly bukan pejabat sembarangan. Ia telah mengabdi lebih dari 10 tahun di BP Batam dengan pengalaman di berbagai bidang. Ia pernah menduduki posisi:
Kasubbid Pelatihan TIK (2012–2015)
Plt Kabid Pengusahaan TIK (2015–2016)
Kasi Penyiapan Hak Pengelolaan Lahan (2016–2017)
Kabid Pengadaan dan Pengalokasian Lahan (2017–2020)
Kasubdit Pembangunan Kepelabuhanan dan Bandara (2020)
Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis (2020–2025)
Secara akademik, Fesly merupakan lulusan S2 Perencanaan Wilayah dan Kota dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta S2 Geo-Information Science and Earth Observation dari University of Twente, Belanda.
Atas pengabdiannya sebagai ASN, ia juga menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun.
Pelantikan Fesly sebagai direktur menuai berbagai reaksi. Di satu sisi, ia dinilai memiliki kompetensi teknis dan pengalaman panjang di BP Batam.
Di sisi lain, publik mempertanyakan urgensi promosi jabatan di tengah bayang-bayang penyelidikan hukum yang belum sepenuhnya terungkap ke publik.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad belum memberikan keterangan resmi mengenai pertimbangan promosi tersebut, termasuk apakah pelantikan Fesly telah melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan integritas dan status hukum pejabat.













