Ape Kesah

Cerdas-cerdaslah dalam Memilih dan Jadilah Pemilih yang Cerdas!

197
×

Cerdas-cerdaslah dalam Memilih dan Jadilah Pemilih yang Cerdas!

Share this article
Riky Rinovsky
banner 468x60

Akan banyak parpol tak lolos ketentuan PT. Maka, akan terlalu banyak parpol yang tidak lolos PT, akan menyisakan residu politik berupa banyaknya suara pemilih yang “terbuang” karena tidak akan dihitung dalam menentukan perolehan kursi hasil pemilu.

Lagipula, jika PT terlalu tinggi, apa bedanya dengan sistim pemilu Distrik (the winer takes all). Padahal sistem pemilu kita memakai rezim Proporsional Terbuka.

Bagaimana kalau PT terlalu kecil atau tak ada PT sama sekali?

Sistem politik kita akan semakin jauh dari upaya penyederhanaan parpol, semakin tak efisien sistem pemerintahan presidensial itu sendiri. Sistem pemerintahan Presidensial yang baik harus ditopang oleh sistem kepartaian yang sederhana.

Jadilah pemilih yang cerdas.

Dalam melakukan perubahan tersebut terutama harus ada pembelajaran yang sempurna bagi pemilih pemula yakni mereka yang masih berusia tujuh belas sampai dengan dua puluh satu tahun.

Pemilih pemula ini merupakan salah satu basis dan umumnya mereka berstatus sebagai pelajar SMA, MA dan santri di pondok-pondok pesantren serta mahasiswa yang belum memiliki pandangan politik yang konstan (swing voters).

Pandangan politik para pemilih pemula ini masih dipengaruhi pandangan orang tuanya, lingkungan, dan informasi dari media sosial.