Bagi warga Pian Tengah, kehadiran orang nomor satu di Natuna itu terasa menyejukkan. Kepala Desa Pian Tengah, Abdullah, mengatakan, warga sangat tersentuh dengan perhatian Bupati.
“Ibu Bupati datang pagi-pagi sekali. Beliau mendengarkan langsung keluhan kami. Kehadiran dan bantuannya memberi semangat bagi warga yang berduka,” ungkap Abdullah.
Malam sebelum kedatangan Bupati, warga bahu-membahu memadamkan api dengan alat seadanya—ember, gayung, dan air sumur. Api baru benar-benar padam saat fajar menyingsing, meninggalkan dinding hangus dan atap yang ambruk.
Di sela kunjungannya, Bupati Cen Sui Lan juga meminta jajarannya untuk mengevaluasi sistem penanganan bencana di wilayah terpencil. Ia menegaskan pentingnya pelatihan mitigasi dan penyediaan alat pemadam darurat di setiap desa.
“Musibah bisa datang kapan saja. Yang penting adalah bagaimana kita siap menanganinya,” tegasnya.













