Tim Bappenas menekankan bahwa pengusulan Geopark Natuna ke UNESCO harus diiringi kesiapan data dan sinergi lintas sektor. Hal ini wajib tertuang dalam dokumen perencanaan seperti RPJMN agar langkah yang diambil terukur dan didukung anggaran pusat.
Natuna dinilai punya modal kuat sebagai destinasi wisata geologi kelas dunia karena posisi strategisnya. Namun, tanpa perbaikan sistem logistik dan aksesibilitas, status UNESCO Global Geopark dikhawatirkan hanya akan menjadi label tanpa taring yang gagal mengangkat kesejahteraan masyarakat di garda terdepan NKRI.
Rapat ini menjadi momentum bagi Pemkab Natuna untuk “menagih” dukungan pusat. Sinergi antara pembangunan berbasis geologi dan penguatan ekonomi kerakyatan harus berjalan paralel. Fokusnya jelas menjadikan keindahan alam dan kekayaan geologi Natuna sebagai kekuatan ekonomi baru yang berkelanjutan, bukan sekadar komoditas seremonial.










