Aksi kejar-kejaran pun terjadi petugas menyiapkan tear gas untuk mengurai massa yang beringas. Petugas bahkan maju memburu massa yang anarkis hingga Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto menyebut belasan anggotanya terluka. “Anggota kami sementara ini ada 15 yang terluka,” ucapnya.
Ia mengimbau warga agar tak terpancing dan terprovokasi aksi anarkis di lapangan
Tak hanya dari kepolisian, sejumlah pegawai BP Batam juga dikabarkan ada yang terluka.
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menyayangkan aksi demo yang berlangsung di BP Batam, menjadi begitu ricuh hingga menimbulkan korban jiwa luka-luka.
“Kami sangat sedih dan menyayangkan, kesempatan yang diberikan untuk silaturahmi bersama antara aliansi yang mewakili masyarakat Rempang dengan pemerintah tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” kata Tuty.













