Dalam sesi pembelajaran, peserta akan mendapatkan materi terkait tata kelola pemerintahan, komunikasi politik, serta program kementerian dan lembaga. Selain itu, akan ada diskusi interaktif dan sesi refleksi guna memperkuat komitmen kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan yang baik.
Ansar menegaskan bahwa hasil dari ‘Magelang Retreat’ ini akan diterapkan secara nyata dalam pemerintahan di Kepri. Ia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
“Kami siap menerapkan hasil pembekalan ini dalam tata kelola pemerintahan di Kepri. Sinergi dengan pemerintah pusat akan menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Seluruh kepala daerah yang hadir telah mengikuti upacara penyambutan di Akademi Militer Magelang pada hari pertama kegiatan. Dengan semangat baru pasca pelantikan, mereka siap menyerap ilmu dan pengalaman dari program ini untuk diterapkan di daerah masing-masing.













