NatunaZona Headline

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Pemkab Natuna Buka Program Beasiswa & Tugas Belajar untuk Putra Daerah

365
×

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Pemkab Natuna Buka Program Beasiswa & Tugas Belajar untuk Putra Daerah

Share this article
Bupati Natuna Cen Sui Lan saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemenuhan Kebutuhan Dokter Spesialis se-Provinsi Kepri bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara daring dari Kantor Bupati Natuna, Kamis (3/7/2025). (ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna membuka program beasiswa dan tugas belajar (tubel) bagi dokter umum untuk melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis. Program ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kekurangan tenaga medis spesialis di wilayah perbatasan, sekaligus mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemenuhan Kebutuhan Dokter Spesialis se-Provinsi Kepri bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara daring dari Kantor Bupati Natuna, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga:  Video Call dari Pulau Terluar, Cen Sui Lan Langsung Tembuskan Isu Pangan ke Menteri Pertanian

“Program ini merupakan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam memperkuat pilar peningkatan SDM kesehatan nasional,” ujar Cen.

Sasar Tiga Kategori Dokter, Fokus ke 7 Spesialis Prioritas

Program ini menargetkan tiga kategori tenaga kesehatan:

  • Dokter PPPK
  • Dokter PNS aktif
  • Fresh graduate dokter umum

Bupati Cen menyebut, tujuh spesialis diusulkan untuk dipenuhi, yakni:

  • Empat layanan dasar: Penyakit dalam, Anak, Bedah, Kandungan
  • Tiga layanan penunjang: Anestesi, Radiologi, Rehabilitasi Medik
Baca Juga:  Sudah Dibahas di DPRD, Masalah Reefer Container Tol Laut Natuna Belum Juga Tuntas

“Program ini diprioritaskan bagi putra-putri daerah. Nantinya, peserta akan terikat ikatan dinas selama 20 tahun untuk menjamin keberlanjutan layanan kesehatan,” jelasnya.

Skema Pembiayaan dan Target Pelaksanaan

Dari tujuh kuota yang diajukan:

  • Tiga dibiayai oleh Pemkab Natuna
  • Empat diusulkan ke Pemprov Kepri

Target pelaksanaan program ini dijadwalkan dimulai pada 2026, dengan dorongan agar MoU segera ditandatangani bersama pihak-pihak terkait.