BatamZona Headline

Autogate Canggih, Tapi… Menteri P2MI Ungkap Celah Jalur Ilegal di Batam

924
×

Autogate Canggih, Tapi… Menteri P2MI Ungkap Celah Jalur Ilegal di Batam

Share this article
Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. (Foto: Dok. BP Batam)
banner 468x60

Profiling Lemah, Celah Terbuka

Menurut Karding, sistem autogate memang mempercepat proses, namun di sisi lain mengurangi interaksi petugas dengan penumpang. Hal ini menyulitkan proses profiling, yang seharusnya bisa menjadi benteng awal mencegah perdagangan orang (TPPO).

“Petugas perlu ditingkatkan kemampuannya dalam profiling. Jangan sampai karena terlalu mengandalkan teknologi, kita jadi buta terhadap potensi penyalahgunaan jalur resmi. Sistem bagus itu penting, tapi perilaku manusianya juga harus berintegritas,” tegasnya.

BACA JUGA:  Nyawa Balita Bukan Uji Coba: Heboh Menu MBG Basi di Pering, Emak-Emak Natuna Trauma!

Karding juga menyampaikan keprihatinan terhadap potensi “main mata” antara oknum petugas dengan pihak-pihak tertentu. Ia menegaskan bahwa penguatan integritas SDM menjadi fokus utama kementeriannya ke depan.

Dalam kunjungan tersebut, Abdul Kadir menyatakan telah menjalin komunikasi dengan berbagai kementerian terkait dan pihak kepolisian guna memperkuat koordinasi dalam pemberantasan TPPO. Ia menekankan bahwa isu ini bukan hanya urusan teknis keimigrasian, tapi menyangkut kemanusiaan.

BACA JUGA:  Kalau Bertanding Lihat Muka Ibu!" – Li Claudia Janji Guyur Bonus Atlet POPDA Batam

“Masalah ini bukan hanya tanggung jawab satu kementerian. TPPO adalah kejahatan kemanusiaan, dan kita harus bergerak bersama,” pungkasnya.