KriminalNusantaraZona Headline

Apa Salah Dini Dianiaya hingga Tewas oleh Ronald Anak Anggota DPR RI?

304
×

Apa Salah Dini Dianiaya hingga Tewas oleh Ronald Anak Anggota DPR RI?

Share this article
Gregorius Ronald Tannur, anak Anggota DPR RI F-PKB yang menganiaya Dini hingga tewas. (Foto: ANTARA FOTO/DIDIK SUHARTONO)
banner 468x60

Dia menambahkan bahwa dalam tubuh Dini juga ditemukan luka lecet pada anggota gerak atas. Sedangkan pada pemeriksaan dalam, ditemukan resapan darah pada otot leher atau lapisan kulit bagian leher kanan dan kiri.

“Kemudian patah tulang disertai resapan darah pada tulang iga kedua sampai lima. Kemudian ada luka memar pada organ paru dan luka pada organ hati,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Tamu Tak Diundang! Buaya 4 Meter Satroni Dapur Hotel Mewah, Panjat Meja hingga Incar Room Service

Sederet luka ini didapati Dini usai menerima penganiayaan dari Ronald. Salah satunya soal pemukulan kepala korban dengan botol Tequila.

Sebelum mengalami penganiayaan oleh Ronald, Dini sempat membuat konten terakhir di TikTok yang isinya bernuansa curahan hati. Dalam video itu dini mengungkapkan bagaimana seorang cewek mati-matian menjaga hati cowoknya, sebaliknya sang cowok justru mati-matian untuk atau mematikan.

BACA JUGA:  Iran Resmi Mundur dari Piala Dunia 2026, Adakah Celah Keajaiban bagi Timnas Indonesia?

“Cwe nya mati-matian jaga hati buat cwo nya, eh cwo nya mati-matian buat matiin cwe nya,” begitu tulis Dini dalam video TikTok di akun @bebyandine.

Video itu diunggah Dini beberapa jam sebelum dirinya dan kekasihnya mengunjungi Blackhole KTV, Lenmarc Mall, Surabaya pada Selasa (3/10) malam. Setelah itu dia dianiaya dan dinyatakan meninggal pada Rabu (4/10/2023) dini hari.

BACA JUGA:  Penerima Bantuan Pangan di Natuna Melonjak 89%, Ribuan Keluarga Kini Lebih Terjamin

Kuasa Hukum keluarga Dini, Dimas Yemahura Al Farauq mengatakan bahwa selama ini Dini memang kerap mendapatkan perlakuan kasar dari Ronald. Meski telah mendapatkan penganiayaan berulang kali, Dini tak pernah memberi kabar kepada keluarganya di Sukabumi, Jawa Barat.