Gudangberita.co.id, Batam – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Batam, Anwar Anas, menegaskan pentingnya kualitas figur birokrat penghubung kepala daerah yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga memahami realitas lapangan dan memiliki integritas tinggi.
Menurutnya, posisi strategis ini menjadi kunci terciptanya komunikasi yang sehat antara kepala daerah, aparatur, dan masyarakat.
Pernyataan Anwar muncul menanggapi wacana akademisi Junaidi, S.Sos., M.Si., yang sebelumnya menyoroti perlunya penghubung komunikasi efektif dan efisien dalam birokrasi pemerintahan yang sehat.
“Birokrat penghubung bukan sekadar penyampai pesan atau pengantar instruksi. Mereka harus paham lapangan, pernah berada di posisi operasional, dan benar-benar mengerti realita masyarakat,” tegas Anwar di Batam, Jumat (24/10/2025).
Anwar menilai, banyak kebijakan kepala daerah yang meleset dari sasaran karena minimnya masukan dari lapangan.
Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa figur penghubung haruslah mereka yang pernah bekerja langsung dengan masyarakat, misalnya mantan camat, lurah, atau ajudan yang terbiasa menangani persoalan konkret.
“Mereka harus bisa menerjemahkan kondisi riil masyarakat, bukan hanya membaca data atau laporan yang disusun di balik meja,” ujarnya.













