Batam

Anwar Anas Tegaskan: Figur Penghubung Kepala Daerah Tak Cukup Hanya Pandai Bicara

26
×

Anwar Anas Tegaskan: Figur Penghubung Kepala Daerah Tak Cukup Hanya Pandai Bicara

Share this article
Sekretaris Komisi I DPRD Batam, Anwar Anas
banner 468x60

Dengan pemahaman tersebut, setiap keputusan kepala daerah bisa lebih presisi, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.

Selain memahami situasi di lapangan, Anwar menegaskan bahwa birokrat penghubung ideal harus komunikatif dan solutif.

Ia menolak anggapan bahwa tugas mereka hanya sebatas menyampaikan laporan.

“Mereka tidak boleh berhenti pada menyampaikan masalah. Harus sigap memberi alternatif solusi dan mampu menggerakkan langkah konkret di birokrasi,” tambahnya.

BACA JUGA:  Curanmor di Sekupang Terungkap, Pelaku RL Ternyata Gunakan Motor Curian untuk Jambret HP

Komunikasi dua arah yang konstruktif juga diperlukan agar instruksi kepala daerah tersampaikan dengan jelas sekaligus membuka ruang dialog dengan ASN maupun masyarakat.

Dalam hal etika, Anwar menyoroti pentingnya integritas tinggi dan loyalitas pada kepentingan publik.

Birokrat penghubung, kata dia, harus tegak lurus pada aturan dan bebas dari kepentingan pribadi atau politik.

BACA JUGA:  Batam Darurat Tata Ruang Perumahan: DPRD Bongkar Ketidakkonsistenan Izin Bangunan

“Loyalitas mereka hanya pada rakyat dan amanah jabatan, bukan kepada kelompok atau kepentingan politik jangka pendek,” tegasnya lagi.

Selain itu, mereka juga harus adaptif terhadap perubahan zaman, visioner dalam melihat tantangan, serta profesional menjaga ritme birokrasi di masa politik yang sensitif seperti menjelang Pilkada.

Anwar menambahkan, figur penghubung yang ideal harus mampu menjaga stabilitas politik dan birokrasi, terutama di masa transisi pemerintahan.