NusantaraZona Headline

Tragis, Cerita Warga tentang Guru SD yang Bunuh Diri Bareng Istri-Anak

561
×

Tragis, Cerita Warga tentang Guru SD yang Bunuh Diri Bareng Istri-Anak

Share this article
Foto: detik.com
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Seorang guru SD diduga bunuh diri bersama istri dan anaknya di rumah, di Gang Sunan Bonang, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Peristiwa itu begitu mengejutkan warga sekitar. Pasalnya guru SD tersebut selama ini dikenal baik dan tampak seperti tidak punya masalah.

Sekeluarga yang bunuh diri itu adalah adalah Wahab Efendi (44), kemudian istrinya Sulikhah (40), dan salah satu putri kembarnya berinisial RY (12). Sedangkan satu anak lain berinisial AKE (12) ditemukan selamat dan sudah mendapatkan pendampingan.

BACA JUGA:  Fenomena "Kalah di Rumah Sendiri": Mengapa Anak Kelahiran Batam Susah Dapat Kerja di Batam?

Ketua RT setempat, Iswahyudi mengatakan, Wahab sehari-harinya bekerja sebagai guru di sebuah sekolah dasar wilayah Sukun, Kota Malang. Namun Iswahyudi tak mengetahui pasti apakah Wahab sudah berstatus aparatur sipil negara (ASN) atau masih honorer.

“Kerja Wahab itu guru, kalau dulu katanya masih sukwan (honorer), entah sekarang apakah sudah PNS atau belum,” terang Iswahyudi ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:  Strategi Hemat Berujung Prestasi? Natuna Alihkan Dana MTQH untuk TC Sebulan Penuh

Wahab bersama keluarga sudah menempati rumah kontrakan itu hampir selama 7 tahun. Pasangan suami istri tersebut dikaruniai dua orang anak kembar.

“Anaknya kembar perempuan, sudah kontrak 7 tahun. Aslinya Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang,” terang Iswahyudi.