Gudangberita.co.id, Batam – Pemprov Kepri dituding sebagai dalang demo Rempang. Hal ini ditanggapi serius oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Tudingan itu sebelumnya dilontarkan Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Rudi.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menganggap Rudi harus bertanggungjawab dengan statement yang ia sampaikan ke publik.
“Saya kira walikota sudah beberapa kali bicara sama saya. Tapi saya tanya siapa (dalang yang dimaksud)? beliau tak berani menyampaikan. Kalau informasi tak pasti, tak jelas, tak usah disampaikan. Beliau bicara musti tanggungjawab. Kalau betul (ada) oknum pemprov kepri jelaskan siapa. Gak apa apa. Gitu supaya jelas, dan tahu,” kata Ansar, saat dimintai tanggapannya oleh wartawan.
Bahkan Ansar menyarankan Rudi untuk lebih dewasa menjadi seorang pemimpin. “Jangan karena ketidakmampuan kita mengatasi sesuatu (masalah Rempang) kita lempar ke pihak lain. Itu tidak bijak. Sekarang bagimana fokus lanjutkan BP Batam supaya (Rempang Eco City) ini selesai dengan baik. Tak usah buat imej, opini opini yang membuat ricuh lagi. Ya saya kira kita lebih dewasa aja lah memimpin. Lebih bagus selesaikan (Rempang Eco City) ini, karena itu investasi penting buat kita,” ungkap Ansar.
Menurut Ansar, masyarakat di Rempang harusnya ditangani dengan baik oleh BP Batam. “Karena ini kewenangan sepenuhnya ada di BP Batam. Kita (Pemprov Kepri) dari awal mendukung. Makanya kita sekarang kalau memang diperlukan kita dorong,” terang Ansar lagi.













