Natuna

Sederet Janji dan Masalah Klasik yang Menanti Wagub Kepri dan Bupati Natuna di Pasar Ranai

7
×

Sederet Janji dan Masalah Klasik yang Menanti Wagub Kepri dan Bupati Natuna di Pasar Ranai

Share this article
Sidak Pasar Ranai Natuna.
Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Wagub Kepri Nyanyang Haris saat meninjau pedagang di Pasar Rakyat Ranai.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna — Kunjungan kerja Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, ke Pasar Rakyat Ranai pada Rabu (1/12/2026) siang, tidak hanya sekadar menjadi panggung seremonial sinergi daerah.

Peninjauan yang diklaim sebagai inspeksi mendadak (sidak) tersebut justru menelanjangi berbagai persoalan klasik fasilitas publik yang hingga kini belum tuntas di wilayah perbatasan tersebut.

BACA JUGA:  Krisis Air di Natuna: Debit Air Baku Merosot 60%, Embung Sebayar Jadi Harapan Terakhir?

Meski kedatangan orang nomor satu di Natuna dan nomor dua di Kepri itu disambut hangat, para pedagang tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menumpahkan keluhan yang selama ini luput dari penanganan maksimal pemerintah.

Saat meninjau area pasar sayur, dialog antara pejabat dan warga pasar beralih dari sekadar obrolan harga menjadi ruang penyampaian aspirasi yang mendesak.

BACA JUGA:  Pencari Kepiting Hilang di Pulau Sunyut Natuna, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi Kejadian

Para pedagang blak-blakan mengeluhkan buruknya infrastruktur dasar pasar, mulai dari seretnya pasokan air bersih hingga kondisi saluran pembuangan air (drainase) yang memprihatinkan.

Masalah sanitasi dan air di pasar tradisional merupakan isu krusial yang berdampak langsung pada higienitas bahan pangan yang dijual ke masyarakat.

Mengapa masalah mendasar seperti air bersih dan drainase di pusat perdagangan utama Ranai ini belum juga terselesaikan oleh Pemkab Natuna sebelum kunjungan ini terjadi?