Gudangberita.co.id, Batam – Langkah radikal diambil oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Batam dalam mengusut tuntas keterlibatan anak di bawah umur pada aksi massa pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setelah resmi melayangkan laporan pidana ke Polres Barelang, PMII mendesak aparat kepolisian untuk bergerak cepat menangkap dalang utama atau aktor intelektual di balik dugaan mobilisasi ribuan siswa tersebut, Selasa (30/6/2026).
Laporan ini menargetkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Hendri Arulan, sebagai pihak yang dinilai paling bertanggung jawab atas keluarnya instruksi pengarahan massal ke sekolah-sekolah.
“Kami minta polres menyelidiki secara mendalam dan menangkap dalang pawai MBG yang akhirnya berbelok menjadi orasi demo politik ini. Ini bukan lagi sekadar pelanggaran administrasi, tapi sudah masuk ranah pidana eksploitasi anak,” tegas Sekretaris Cabang PC PMII Batam, Hidayatuddin, di Batam.
Dalam pelaporan itu, PMII Batam menyodorkan sejumlah bukti digital krusial kepada tim penyidik Polres Barelang. Bukti tersebut berupa rekaman tangkapan layar (screenshot) instruksi WhatsApp grup yang tersebar berantai, berisi perintah langsung kepada kepala sekolah, guru, hingga orang tua murid untuk mengerahkan anak didik turun ke jalan.








