Gudangberita.co.id, Natuna – Penetapan Geopark Natuna sebagai Kandidat Aspiring UNESCO Global Geopark (UGGp) Tahun 2026 oleh Kementerian PPN/Bappenas bukan sekadar prestasi di atas kertas.
Status mentereng internasional yang selangkah lagi digenggam ini diproyeksikan akan menjadi motor penggerak baru bagi transformasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.
Sebelumnya, dalam seleksi nasional yang dirilis pada 29 Juni 2026, Natuna sukses mengantongi skor tertinggi sebesar 84,16, mengungguli Geopark Tambora.
Keberhasilan ini otomatis membawa Natuna menjadi utusan resmi Indonesia ke tingkat global.
Lantas, apa dampak nyata dari status UNESCO Global Geopark ini bagi kantong dan perekonomian masyarakat lokal Natuna?
- Lonjakan Wisatawan Mancanegara dan Domestik
Begitu Geopark Natuna resmi menyandang status UGGp, wilayah ini akan otomatis masuk dalam peta jaringan komunikasi geopark dunia di bawah naungan UNESCO.
Promosi berskala internasional ini dipastikan mendongkrak kunjungan wisatawan, khususnya para pencinta eco-tourism (wisata lingkungan) dan peneliti dari berbagai belahan dunia. Arus kunjungan ini akan langsung menghidupkan ekosistem pariwisata lokal.
- Efek Domino Bagi Sektor UMKM dan Kuliner
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu pihak yang akan merasakan dampak paling instan.













