DPRD BatamZona Headline

Warga Sagulung Mengadu, Komisi III DPRD Batam Cecar Legalitas Proyek Cut and Fill

3
×

Warga Sagulung Mengadu, Komisi III DPRD Batam Cecar Legalitas Proyek Cut and Fill

Share this article
Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam Arlon Veristo memimpin RDPU terkait sengketa lahan dan dampak cut and fill di Sagulung bersama warga dan BP Batam.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam Arlon Veristo memimpin RDPU terkait sengketa lahan dan dampak cut and fill di Sagulung bersama warga dan BP Batam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas pematangan lahan, Komisi III DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di ruang rapat komisi, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan ini fokus membahas dampak serta legalitas kegiatan cut and fill yang berlangsung di wilayah Kecamatan Sagulung.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, H. Arlon Veristo, dengan menghadirkan berbagai instansi terkait untuk mendapatkan klarifikasi menyeluruh.

BACA JUGA:  Rekonstruksi Pembobolan Toko Mas Safari: Tersangka Berbelit soal Lokasi Perhiasan Emas Curian Senilai Rp4 Miliar

Dalam pengantarnya, Arlon Veristo menegaskan bahwa DPRD ingin memastikan seluruh dokumen perizinan proyek tersebut telah sesuai dengan aturan yang berlaku di Batam. Ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap standar teknis agar tidak merugikan pemukiman warga di sekitar lokasi.

“Selain perizinan, dalam kegiatan cut and fill ada ketentuan teknis yang harus dipenuhi dan perlu memperhatikan dampak bagi warga sekitar,” tegas Arlon Veristo.

BACA JUGA:  Geger! Nelayan Anambas Temukan Objek Diduga Bangkai Pesawat China Terapung di Laut

Guna mendapatkan solusi yang adil, Komisi III memanggil sejumlah pihak kunci, antara lain: Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemko Batam, Dinas Perikanan, Camat Sagulung, dan Lurah Tembesi, Manajemen PT Laguna Propertindo selaku pelaksana kegiatan, Pengurus Yayasan Sirrul Ilahiyah serta Ketua RT/RW dan perwakilan masyarakat setempat.