BatamZona Headline

Batam Jadi Markas Scam Trading Internasional: 210 WNA Ditangkap, Sasar Korban Hingga ke Eropa

8
×

Batam Jadi Markas Scam Trading Internasional: 210 WNA Ditangkap, Sasar Korban Hingga ke Eropa

Share this article
Kapolda Kepri dan Dirjen Imigrasi saat konferensi pers pengungkapan sindikat online scam trading 210 WNA di Batam.
Kapolda Kepri dan Dirjen Imigrasi saat konferensi pers pengungkapan sindikat online scam trading 210 WNA di Batam.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kedok sebuah apartemen mewah di kawasan Lubuk Baja, Kota Batam, sebagai pusat aktivitas ilegal akhirnya terbongkar. Sebanyak 210 Warga Negara Asing (WNA) diringkus dalam operasi besar-besaran yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Polda Kepri dan Interpol, Jumat (8/5/2026).

Ratusan WNA tersebut diduga kuat menjalankan sindikat online scam trading dan love scamming berskala internasional yang menyasar korban di daratan Eropa hingga Vietnam.

BACA JUGA:  Menenun Akar di Jantung Kebijakan: Kala Kebudayaan Kepri Tak Lagi Jadi 'Pemanis'

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, yang hadir langsung dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, menegaskan bahwa wilayah Kepulauan Riau tidak akan dibiarkan menjadi sarang kejahatan transnasional.

Direktur Jenderal Imigrasi RI, Hendarsam Marantoko, mengungkapkan bahwa para pelaku didominasi oleh warga negara Vietnam dan Tiongkok. Berikut adalah rincian WNA yang diamankan:

BACA JUGA:  Kesepian di Akhir Hayat: Hanya 6 Orang yang Shalatkan Jenazah Diana, Di Mana Sang Suami?

WNA Vietnam: 125 orang.

WNA Tiongkok (RRT): 84 orang.

WNA Myanmar: 1 orang.

“Mereka menyalahgunakan izin tinggal untuk menjalankan aktivitas penipuan investasi daring. Selain scam trading, mereka juga terindikasi melakukan manipulasi emosional lewat modus love scamming dan judi online,” ujar Hendarsam.

Kejahatan yang terorganisir ini terbukti dari banyaknya barang bukti elektronik yang disita petugas dari lokasi kejadian. Tim gabungan mengamankan total: