Gudangberita.co.id, Lingga – Tabir gelap menyelimuti kematian Diana, wanita yang ditemukan tak bernyawa di belakang rumahnya di Kabupaten Lingga. Di tengah duka yang mendalam, perhatian kini tertuju pada sosok Zakaria alias Jaka, suami korban yang menghilang secara misterius tepat saat jasad istrinya ditemukan.
Dugaan kuat keterlibatan Jaka mencuat setelah alibi “menenangkan diri” yang ia sampaikan kepada keluarga berbenturan keras dengan hasil autopsi forensik yang mengerikan.
Beberapa saat sebelum publik digegerkan dengan penemuan mayat Diana, Jaka sempat menemui kakak kandungnya, Nanang. Kepada sang kakak, Jaka berpamitan hendak berangkat ke Batam untuk melanjutkan perjalanan ke Subang, Jawa Barat.
Alasannya klise: Jaka mengaku ingin menenangkan diri atau self-healing setelah kerap terlibat cekcok rumah tangga dengan Diana. Ia juga beralasan rindu dan ingin menemui anak dari istri ketiganya di Subang.
“Dia bilang mau ke Subang, mau ketemu anaknya. Katanya mau menenangkan diri karena sering ribut (dengan Diana),” ungkap Nanang kepada Gudangberita.
Namun, narasi “menenangkan diri” itu berubah menjadi kecurigaan besar. Sehari setelahnya Nanang menerima kabar bahwa Diana ditemukan tewas mengenaskan. Spontan, Nanang mencoba menghubungi adiknya melalui pesan singkat maupun telepon untuk memberikan kabar duka sekaligus meminta penjelasan.











