harris
Hot NewsInternasionalZona Headline

Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

50
×

Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

Share this article
Dewan hak asasi manusia (HAM) PBB mengutuk gelombang serangan brutal Israel ke Lebanon
Dewan hak asasi manusia (HAM) PBB mengutuk gelombang serangan brutal Israel ke Lebanon (Foto: AP)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Harapan perdamaian dunia kembali diuji. Meski Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengumumkan gencatan senjata pada Selasa (7/4/2026), militer Israel justru terus melancarkan serangan udara dan artileri ke wilayah Lebanon.

Kontradiksi besar terjadi antara mediator dan pelaku perang. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, sebelumnya menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut mencakup seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon. Namun, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan tegas membantah klaim tersebut.

BACA JUGA:  Suplai Air Mati Total di Belasan Wilayah Batam, Begini Update Terbaru dari Lokasi Perbaikan

Lebanon Membara di Tengah Kesepakatan

Laporan dari lapangan menunjukkan situasi yang masih mencekam. Kota Machgharah di Lembah Bekaa dan kota pelabuhan Tyre tetap menjadi sasaran serangan udara Israel tak lama setelah pengumuman Trump.

“Kami melihat penembakan artileri di kota Khiam, yang menjadi lokasi pertempuran sengit antara Israel dan Hizbullah,” lapor koresponden Al Jazeera di Beirut.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Anambas Pasok 20 Ton Air ke RSUD hingga Tempat Ibadah

Isu Gencatan Senjata: Perbedaan Versi Pakistan dan Israel

Pakistan, yang menjadi saluran komunikasi utama antara Teheran dan Washington, mengumumkan kesepakatan dua minggu yang seharusnya menghentikan permusuhan “di mana pun”.

“Republik Islam Iran dan Amerika Serikat telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon,” tulis PM Sharif melalui akun X resminya.

BACA JUGA:  Gambut Singkep Barat Masih Membara, Bahaya Terselubung Ini Berada 500 Meter dari Rumah Warga