Hot NewsInternasionalZona Headline

Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

42
×

Gencatan Senjata Trump Membara: Israel Terus Bombardir Lebanon, Klaim Pakistan Bertepuk Sebelah Tangan

Share this article
Dewan hak asasi manusia (HAM) PBB mengutuk gelombang serangan brutal Israel ke Lebanon
Dewan hak asasi manusia (HAM) PBB mengutuk gelombang serangan brutal Israel ke Lebanon (Foto: AP)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Harapan perdamaian dunia kembali diuji. Meski Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah mengumumkan gencatan senjata pada Selasa (7/4/2026), militer Israel justru terus melancarkan serangan udara dan artileri ke wilayah Lebanon.

Kontradiksi besar terjadi antara mediator dan pelaku perang. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, sebelumnya menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut mencakup seluruh wilayah konflik, termasuk Lebanon. Namun, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan tegas membantah klaim tersebut.

BACA JUGA:  Bukan Sekadar Rem Blong? Polisi Selidiki Dugaan Alkohol di Balik Kecelakaan Maut Coastal Area

Lebanon Membara di Tengah Kesepakatan

Laporan dari lapangan menunjukkan situasi yang masih mencekam. Kota Machgharah di Lembah Bekaa dan kota pelabuhan Tyre tetap menjadi sasaran serangan udara Israel tak lama setelah pengumuman Trump.

“Kami melihat penembakan artileri di kota Khiam, yang menjadi lokasi pertempuran sengit antara Israel dan Hizbullah,” lapor koresponden Al Jazeera di Beirut.

BACA JUGA:  Dugaan Penganiayaan Sesama Polisi di Batam, Ditreskrimum Polda Kepri Naikkan Status ke Pidana

Isu Gencatan Senjata: Perbedaan Versi Pakistan dan Israel

Pakistan, yang menjadi saluran komunikasi utama antara Teheran dan Washington, mengumumkan kesepakatan dua minggu yang seharusnya menghentikan permusuhan “di mana pun”.

“Republik Islam Iran dan Amerika Serikat telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon,” tulis PM Sharif melalui akun X resminya.