NatunaZona Headline

Tangis Haru Guru Ngaji di Natuna, 20 Tahun Mengabdi Sukarela, Baru Kini Disentuh Insentif Bupati

27
×

Tangis Haru Guru Ngaji di Natuna, 20 Tahun Mengabdi Sukarela, Baru Kini Disentuh Insentif Bupati

Share this article
Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyalurkan insentif untuk guru ngaji rumahan di Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara dalam Safari Ramadan di Masjid Baitul Amin, Rabu (11/3/2026). (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Suasana khidmat Safari Ramadan di Masjid Baitul Amin, Kecamatan Bunguran Utara, berubah haru pada Rabu (11/3/2026).

Minarni, seorang guru ngaji rumahan yang telah mengabdi selama dua dekade, tak kuasa menahan air mata saat menerima insentif langsung dari Bupati Natuna, Cen Sui Lan.

Bagi Minarni, amplop yang diterimanya bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol pengakuan negara yang telah dinantinya selama 20 tahun.

BACA JUGA:  Tragis! Rambut Tersambar Mesin Perahu, Bocah di Natuna Alami Luka Berat di Kepala

“Sudah 20 tahun saya mengabdi sebagai guru ngaji rumahan. Baru tahun ini diberikan perhatian. Terima kasih Ibu Bupati,” ujar Minarni.

Selama ini, Minarni membuka pintu rumahnya di Kelarik untuk anak-anak yang ingin belajar Al-Qur’an tanpa memungut biaya sepeser pun. Baginya, mengajar adalah pengabdian, meski tanpa dukungan finansial dari pihak manapun selama belasan tahun.

BACA JUGA:  Gandeng PLN, BP Batam Bangun PLTS Terapung Terbesar di Asia Tenggara

Kehadiran program insentif ini menjadi suntikan semangat baru bagi para pejuang literasi Al-Qur’an di pelosok Natuna.

“Perhatian pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi kami yang selama ini mengabdi secara sukarela,” tambahnya.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menghadirkan program yang menyentuh langsung akar rumput, terutama para penjaga moral bangsa seperti guru ngaji dan tokoh agama.