BatamLayanan Publik

Imigrasi Batam Jemput Bola ke Pulau Abang, Layani Paspor Simpatik dan Edukasi Bahaya TPPO

27
×

Imigrasi Batam Jemput Bola ke Pulau Abang, Layani Paspor Simpatik dan Edukasi Bahaya TPPO

Share this article

Layanan Paspor Simpatik antar pulau Imigrasi Batam disambut antusias warga Pulau Abang. Puluhan warga terlayani tanpa harus menyeberang ke kota, disertai penyuluhan pencegahan TPPO.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melakukan kegiatan “Paspor Simpatik Antar Pulau” yang kali ini digelar di Pulau Abang, Sabtu (8/11/2025). (dok Imigrasi Batam)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Inovasi pelayanan publik kembali ditunjukkan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam melalui kegiatan “Paspor Simpatik Antar Pulau” yang kali ini digelar di Pulau Abang, Sabtu (8/11/2025).

Program jemput bola tersebut disambut antusias masyarakat setempat yang selama ini harus menyeberang ke pusat kota untuk mengurus paspor.

Sejak pagi pukul 07.30 WIB, tim Imigrasi Batam berangkat menuju Pulau Abang membawa peralatan layanan keliling. Hasilnya, sebanyak 40 pemohon paspor — baik paspor biasa maupun elektronik dengan masa berlaku 5 hingga 10 tahun — berhasil dilayani secara tuntas dalam satu hari.

BACA JUGA:  Breaking News: Jembatan 1 Barelang Kembali Mencekam, Operator Perusahaan Melompat, Sehari Sebelumnya Aksi Ibu-Ibu Berhasil Digagalkan

Selain layanan penerbitan paspor, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang disampaikan langsung oleh tim Imigrasi Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kelurahan Pulau Abang, Agus Salim Sagala, perwakilan Bhabinkamtibmas, serta perangkat kelurahan.

“Ribuan terima kasih kami ucapkan kepada Imigrasi Batam atas kunjungannya yang sudah sangat membantu pengurusan paspor warga kami yang ada di pulau,” ujar Agus Salim Sagala dalam sambutannya.

BACA JUGA:  Gelar Operasi Wira Waspada, Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok dari Apartemen Opus Bay

Masyarakat pun menyampaikan apresiasi tinggi atas pelayanan jemput bola tersebut. Mereka menilai program ini memudahkan pengurusan paspor tanpa harus menanggung biaya dan waktu tambahan untuk menyeberang ke Batam.