BatamKriminalZona Headline

“Bongo!” Kata Terakhir Sebelum Leher HR Ditebas 3 Kali: Reka Ulang Tragis Pembunuhan Honorer CKTR Batam

1823
×

“Bongo!” Kata Terakhir Sebelum Leher HR Ditebas 3 Kali: Reka Ulang Tragis Pembunuhan Honorer CKTR Batam

Share this article
Faras Kausar (26) menjalani 38 adegan, Senin (5/5/2025) dalam reka ulang kasus pembunuhan di Dinas CKTR Batam. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Hujan turun pelan sore itu, seolah langit ikut berduka. Di halaman Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, waktu seperti melambat.

Semua mata tertuju pada dua sosok yang memerankan kembali kisah tragis yang mengguncang Kota Batam: pembunuhan Hafiz Rinanda (29), tenaga honorer yang meregang nyawa di tangan rekannya sendiri, Faras Kausar (26).

BACA JUGA:  Korsel Gagal Total di Piala Dunia 2026, Presiden Lee Jae-myung Tuntut Investigasi Skandal KFA

Sebanyak 38 adegan reka ulang dilaksanakan di bawah penjagaan ketat polisi dan disaksikan oleh para pegawai CKTR yang masih sulit mempercayai tragedi itu nyata. Di titik ke-29, suasana makin mencekam.

“Dalam adegan ke-29, pelaku datang menyampari korban lalu meminta maaf,” ungkap Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin didampingi Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom.

BACA JUGA:  Diduga Beraksi Seminggu di Indomaret RSBP Batam, Emak-Emak Nekat Curi Cokelat hingga Pembalut Senilai Rp2 Juta

Adegan berikutnya membuat bulu kuduk berdiri. Dengan tangan kanan memegang kepala korban, tangan kiri Faras — yang di reka ulang — menghunus pisau ke leher korban. Tiga kali tebasan. Di teras rumah jaga. Tanpa ampun.

Sebelum aksi brutal itu, Faras diketahui pergi membeli pisau, alat yang akan mengakhiri hidup orang yang selama ini bekerja bersamanya. Pembunuhan ini bukan karena emosi sesaat, tapi tumpukan dendam yang mengendap lama.

BACA JUGA:  Tragis! Bermain Hujan, Pelajar SMP di Kabil Batam Ditemukan Tewas Terseret Arus Parit

“Pelaku menyebut korban ‘Bongo’, atau bodoh, dan mengaku menyimpan sakit hati bertahun-tahun,” ujar Zaenal.