BatamBP BatamZona Headline

BP Batam Ambil Langkah-Langkah Penyesuaian Hadapi Kebijakan Resiprokal AS

525
×

BP Batam Ambil Langkah-Langkah Penyesuaian Hadapi Kebijakan Resiprokal AS

Share this article
Aktivitas industri di Batam. (Foto: dok. BP Batam)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Menyusul Kebijakan Tarif Timbal Balik (Resiprokal) oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ditetapkan pada 2 April 2025 silam, Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Deputi Investasi dan Pengusahaan, Fary Djemy Francis menyampaikan beberapa pernyataan untuk menyikapi hal tersebut.

Pemberlakuan tarif sebesar 32 persen untuk barang impor-ekspor tentu menjadi kendala bagi neraca perdagangan Indonesia, tidak terkecuali Kota Batam.

BACA JUGA:  Anggaran Hanya Cukup Garap 9 Titik Kritis, Sisa 9 Area Lain di Batam Diminta Bersabar Hingga Tahun Depan

Dengan perubahan kebijakan AS, maka sedikit banyak akan mempengaruhi minat dan perluasan investasi untuk pasar tujuan AS.

“Perusahaan yang beroperasi di Batam berorientasi ekspor di berbagai bidang. Tahun 2024 saja, total ekspor Batam ke Amerika sekitar USD $4 Milliar, atau 25 persen dari total ekspor Kota Batam,” ujar Fary pada Jumat (4/4/2025).

BACA JUGA:  Selat Hormuz Ditutup, Pasokan LPG RI Terancam Lumpuh, Pengamat: 'Urusan Dapur Tak Bisa Menunggu'

Meski demikian, ia mengatakan, perubahan kebijakan internasional yang diberlakukan Amerika Serikat bukan hal baru bagi BP Batam.

Menurutnya, Indonesia khususnya BP Batam mampu bertahan menghadapi berbagai manuver perdagangan Internasional seperti ini.

Fary kemudian menjabarkan strategi komprehensif yang dimiliki BP Batam, antara lain:

Melakukan penyesuaian kebijakan dan insentif, memperkuat industri bernilai tambah agar ekspor dapat tetap dilakukan ke AS, memaksimalkan status Batam sebagai FTZ, memperkuat koordinasi BP Batam bersama pemerintah pusat ke berbagai Saluran Diplomasi perdagangan internasional, dan melakukan agregasi supply-chain perdagangan internasional bersama sektor swasta lainnya.